Cepat Tanggap Atasi Jalan Amblas Kades Tanjung Burung Langsung Berkoordinasi dengan Pemkab Tangerang
Kamis, 23 November 2022 14:44:04
DESA TANJUNG BURUNG
Cepat Tanggap Atasi Jalan Amblas Kades Tanjung Burung Langsung Berkoordinasi dengan Pemkab Tangerang

 Kepala Desa (Kades) Tanjung Burung, cepat tanggap ketika mengetahui amblasnya ruas Jalan menuju Desa Tanjung Burung yang terputus, akibat longsor kedua kalinya, pada Rabu (7/7/21) lalu.

"Begitu jalan (kembali) ambles, kami dari pihak desa langsung berkoordinasi dengan kecamatan dan juga langsung menghubungi Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), alhamdulillah sudah ada penanganan dari dinas terkait esok harinya" ucap Kepala Desa Tanjung Burung Idris Efendi pada, Jumat (09/07/21).

Idris pun melanjutkan, pada malam sebelum kejadian memang terlihat bahwa jalan tersebut sudah menunjukkan kemiringan di sisi jalan, pihak desa pun sudah bergerak cepat bersama masyarakat setempat untuk mengalihkan kendaraan yang ingin melintas agar menggunakan jalan alternatif yang berada tak jauh dari lokasi jalan tersebut.

"Alhamdulillah pada saat kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, karena memang sebelum kejadian tersebut malamnya sudah terlihat retakan, maka dari itu kami langsung bergegas untuk segera menutup jalan dan mengalihkan untuk kembali menggunakan jalan alternatif," lanjutnya.

Sebagai informasi, jalan akses ke Desa Tanjung Burung amblas dikarenakan jalan tersebut berada di bantaran Sungai Cisadane, ditambah terdapat pipa PDAM yang juga mengelami kebocoran dan mengakibatkan jalan tersebut rusak kembali. Kini, pihak Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) sudah melakukan upaya perbaikan jalan yang mulai dilakukan pada Kamis (8/7/21) kemarin dengan menurunkan alat berat.

Dengan adanya perbaikan ini, idris pun mengimbau kepada masyarakat agar bersabar dan terus mendukung upaya pemerintah dalam melakukan perbaikan ini.

"Untuk masyarakat desa Tanjung Burung saya imbau bersabar dan jangan memberikan komentar komentar yang sifatnya negatif, kita harus support dan dukung. perbaikan jalan ini kan juga membutuhkan proses yang tidak sebentar," tutupnya.

Kemudian untuk masyarakat masih bisa beraktivitas melalui jalan alternatif selebar 3 meter. Jalan alternatif itu dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang ketika terjadi longsor Maret lalu.

(Bidang IKP Diskominfo Kab.Tangerang)

Tangerang,-- Kepala Desa (Kades) Tanjung Burung, cepat tanggap ketika mengetahui amblasnya ruas Jalan menuju Desa Tanjung Burung yang terputus, akibat longsor kedua kalinya, pada Rabu (7/7/21) lalu.

"Begitu jalan (kembali) ambles, kami dari pihak desa langsung berkoordinasi dengan kecamatan dan juga langsung menghubungi Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), alhamdulillah sudah ada penanganan dari dinas terkait esok harinya" ucap Kepala Desa Tanjung Burung Idris Efendi pada, Jumat (09/07/21).

Idris pun melanjutkan, pada malam sebelum kejadian memang terlihat bahwa jalan tersebut sudah menunjukkan kemiringan di sisi jalan, pihak desa pun sudah bergerak cepat bersama masyarakat setempat untuk mengalihkan kendaraan yang ingin melintas agar menggunakan jalan alternatif yang berada tak jauh dari lokasi jalan tersebut.

"Alhamdulillah pada saat kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, karena memang sebelum kejadian tersebut malamnya sudah terlihat retakan, maka dari itu kami langsung bergegas untuk segera menutup jalan dan mengalihkan untuk kembali menggunakan jalan alternatif," lanjutnya.

Sebagai informasi, jalan akses ke Desa Tanjung Burung amblas dikarenakan jalan tersebut berada di bantaran Sungai Cisadane, ditambah terdapat pipa PDAM yang juga mengelami kebocoran dan mengakibatkan jalan tersebut rusak kembali. Kini, pihak Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) sudah melakukan upaya perbaikan jalan yang mulai dilakukan pada Kamis (8/7/21) kemarin dengan menurunkan alat berat.

Dengan adanya perbaikan ini, idris pun mengimbau kepada masyarakat agar bersabar dan terus mendukung upaya pemerintah dalam melakukan perbaikan ini.

"Untuk masyarakat desa Tanjung Burung saya imbau bersabar dan jangan memberikan komentar komentar yang sifatnya negatif, kita harus support dan dukung. perbaikan jalan ini kan juga membutuhkan proses yang tidak sebentar," tutupnya.

Kemudian untuk masyarakat masih bisa beraktivitas melalui jalan alternatif selebar 3 meter. Jalan alternatif itu dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang ketika terjadi longsor Maret lalu.

Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
CAPTCHA Image
APBDes 2022

Data belum diinput

APBDes 2021

Data belum diinput

Realisasi APBDes 2021

Data belum diinput